Strategi bisnis

Ternyata ini Strategi Bisnis Kopi Kenangan, Kedai Kopi Lokal Terbaik se-Indonesia!

Bisnis kedai kopi sedang naik daun saat ini. Kaum millennial khususnya Gen-Z menjadi segmen pasar utama produk bisnis kedai kopi. Namun, dibutuhkan strategi bisnis yang matang untuk memulai bisnis ini. Seperti kisah Edward Tirtanata dan James Prananto yang mendirikan bisnis kedai kopi lokal terkenal , Kopi Kenangan.

Belajar dari Kesalahan

Siapa bilang lulusan jurusan bisnis asal Amerika bisa langsung sukses bangun bisnis?

Edward Tirtanata dan James Prananto ini contohnya.  Meskipun dulu mengambil jurusan bisnis, Edward dan James tidak serta merta langsung sukses dalam membangun bisnis. Mereka juga pernah mengecap kegagalan saat membangun bisnis pertamanya, F&B Lewis & Carroll Tea (L&C).

Bisnis yang menjual minuman teh ini mematok harga dengan kisaran 40-60 ribu rupiah per gelas, dimana harga ini tidak diterima baik oleh pasar.

Belajar dari kesalahan sebelumnya, Edward mengikuti keinginan pasar dengan melihat tren minuman yang disukai masyarakat. Ia menyadari bahwa bisnis kedai kopi memiliki potensi, dan bisa dijadikan peluang. Oleh sebab itu, Ia mengajak James untuk mendirikan kedai kopi lokal yang berkualitas dengan harga yang rendah.

Baca juga:

Berdirinya Kopi Kenangan

Pada tahun 2017, Edward dan James resmi mendirikan kedai kopi pertama mereka yang Ia beri nama Kopi Kenangan, di Menara Standard Chartered. Dengan modal Rp150 juta, Kopi Kenangan berhasil disambut baik masyarakat dengan terjualnya 700 gelas di hari pembukaan.

Dalam kurun waktu 3 bulan sejak didirikanya gerai pertama, Kopi Kenangan berhasil menutupi modal awal. Kemudian, karena sudah diterima baik oleh masyarakat, Edward dan James membuka 2 gerai lagi di tempat lain.

Pada tahun 2018, Kopi Kenangan mendapat suntikan dana dari Alpha JWC Ventures sebesar Rp112 miliar dan dari Sequoia India sebesar Rp288 miliar. Hal ini menjadi pertanda kesuksesan Kopi Kenangan sebagai kedai kopi lokal di Indonesia.

Strategi Bisnis Kopi Kenangan

Sebagai kedai kopi lokal, Kopi Kenangan berusaha menawarkan sensasi kopi berkualitas tinggi dengan harga yang ramah dengan kantong masyarakat Indonesia. Strategi bisnis yang dilakukan Kopi Kenangan diawal berfokus pada harga (pricing strategy).

Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly menjelaskan bahwa pricing strategy adalah bagaimana pemilik bisnis mengatur harga yang membuat customer membeli produk atau jasa yang ditawarkan tanpa harus terjebak dalam perang harga.

Kopi Kenangan berhasil menciptakan harga yang sangat sesuai dengan specific WHO yang ditargetkan, yaitu generasi millennial dan khususnya Gen-Z. Harga yang dipatok sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp19.000.

Strategi bisnis yang dilakukan Kopi Kenangan selanjutnya adalah dengan menciptakan different WHY yang berbeda dari kompetitor. Hal ini bisa dilihat dari branding Kopi Kenangan yang membuat nama produk minumannya cukup unik dikalangan Gen-Z, yaitu Kopi Kenangan Mantan, Kopi Kenangan Masa Lalu, dan Kopi Kekasih Gelap.

Kopi Kenangan juga menggunakan strategi stimulating loyalty program sebagai bagian dari strategi bisnis. Menurut Coach Yohanes, stimulating loyalty program dilakukan dengan cara memberikan reward kepada customer setelah melakukan pembelian beberapa kali.

Strategi bisnis

Strategi ini dijalankan Kopi Kenangan melalui fitur stamp yang bisa dikoleksi oleh user Kopi Kenangan setiap melakukan pembelian di aplikasi. Jika stamp sudah terkumpul sebanyak 5 buah, maka user bisa mendapatkan produk Kopi Kenangan secara gratis.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap menerapkan strategi bisnis tersebut di kedai kopi Anda?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *