cara sukses berbisnis

Cara Sukses Bisnis Crazy Rich Surabayan, Hermanto Tanoko, Hingga jadi Salah Satu Pengusaha Tersukses di Indonesia

Punya bisnis dengan omset besar dan bisa AUTO-PILOT merupakan impian semua pebisnis. Tentunya dibutuhkan strategi dan cara bisnis yang tepat baik dalam perencanaan dan eksekusinya di bisnis. Terkenal sebagai Crazy Rich Surabayan, simak cara sukses bisnis ala Hermanto Tanoko bangun kerajaan bisnis hingga jadi salah satu pengusaha tersukses di Indonesia!

Kerja keras saat kecil

Hermanto Tanoko adalah anak bungsu dari 5 bersaudara. Ayahnya, Soetikno Tanoko adalah seorang pekerja keras untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Sejak kecil Hermanto Tanoko sudah berpikir kreatif untuk menghasilkan uang sendiri. Saat ia berusia 6 tahun, permainan kelereng tengah tren di kalangan teman-temannya.

Namun karena harga kelereng yang mahal dan ia tidak punya uang untuk membeli, ia latihan bermain menggunakan batu blunder. Dari hasil latihan tersebut ia mahir dan punya kemampuan menembak yang bagus.

Hermanto Tanoko menggunakan kemampuannya dengan menggantikan temannya yang kalah saat bermain. Dari sanalah ia mendapat keuntungan karena setiap kali menang, teman yang ia gantikan memberikan beberapa biji kelereng sebagai ucapan terima kasih.

Dari keuntungan yang didapat itu ia akhirnya bisa main sendiri hingga menang berkaleng-kaleng. Kelereng yang ia dapatkan hasil bermain kemudian ia cuci dan yang masih bagus ia jual di toko orang tuanya.

Dari jaga toko cat hingga apotek

Cara sukses bisnis
Sejak awal menjaga apotek, Hermanto Tanoko sudah bermimpi bahwa apoteknya harus menjadi apotek yang paling ramai di Malang

Hermanto Tanoko sejak kecil sudah diajari berbisnis oleh ayahnya. Diusia 8 tahun, ia sudah membantu ayahnya untuk menjaga toko cat. Dari sanalah Hermanto Tanoko mulai belajar tentang mengelola bisnis.

Dari menjaga toko itulah Hermanto Tanoko mempelajari produk mana yang memberikan keuntungan dan detail masing-masing produk yang ia jual. Dengan memahani product knowledge tersebut, ia bisa memberikan influence dan upsell produk ke calon customer sehingga bisa mendapat keuntungan yang lebih besar.

Selain menjaga toko cat, Hermanto Tanoko juga pernah menjaga apotek yang berada persis disebelah rumahnya. Sejak awal menjaga apotek, Hermanto Tanoko sudah bermimpi bahwa apoteknya harus menjadi apotek yang paling ramaai di Malang.

Untuk mewujudkan mimpinya, ia menerapkan cara sukses bisnis dengan mempelajari seluk beluk dunia bisnis apotek, mulai dari berapa keuntungan yang diambil hingga durasi untuk melayani masing-masing pelanggan.

Hermanto Tanoko kemudian menyadari bahwa apotek miliknya tidak menjual seluruh obat dengan lengkap, namun ia menjadikan kekurangan tersebut sebagai kelebihan dengan memberikan layanan antar obat pesanan gratis ongkir.

Cara sukses bisnis cat Avian

Hermanto Tanoko-cara sukses berbisnis
Setiap tahunnya Cat Avian terus tumbuh bahkan hingga double digit setiap tahunnya

Hermanto Tanoko yang sudah menerapkan cara sukses bisnis di apotek kemudian diminta ayahnya untuk membantu membesarkan cat Avian.

Saat itu bisnis cat Avian baru dibangun dengan infrastruktur yang seadanya. Namun dengan visi dan tujuan agar bisa menjadi cat nomer satu di Indonesia, Hermanto Tanoko dan ayahnya berusaha keras memperbaiki kualitas cat Avian.

Cara sukses bisnis yang diterapkan Hermanto Tanoko terbukti membawa perubahan yang siginifikan di Cat Avian. Setiap tahunnya Cat Avian terus tumbuh bahkan hingga double digit setiap tahunnya.

Salah satu cara sukses bisnis di Cat Avian ala Hermanto Tanoko adalah dengan memberikan value kepada customer, memberikan kualitas yang jauh lebih bagus tapi dengan harga yang relatif murah.

Oleh karena itu ia harus merampingkan biaya-biaya dalam proses, bahan baku diusahakan beli kontan supaya mendapatkan harga terbaik. Keunggulan ini terus dipromosikan ke calon customer seperti cat Avian putihnya paling putih, keringnya paling cepat, dan keunggulan lain.

Kerajaan bisnis Tancorp

cara sukses bisnis
Tan Corp Group memiliki lebih dari 15 ribu karyawan yang terdiri dari 8 subholding, 77 perusahaan, dan lebih dari 300 brand

Heemanto Tanoko sukses membangun bisnisnya dibawah bendera Tancorp. Sebagai holding company, Tancorp menaungi delapan subholding, yakni Tanbiz (manufacturing), Tanobel (makanan dan minuman), Tanrise (properti), Tanly (hotel & hospitality), Tanworld (network & ritel), Tanlife (kecantikan & kesehatan), Tanlink (distribusi), dan Trancreasion (resto & kafe).

Selain itu Hermanto Tanoko juga suksesa melambungkan Grup Avian (PT Avia Avian) yang memproduksi cat tembok, cat besi, cat kayu, dan cat otomotif dengan cara sukses bisnis miliknya.

Selain itu Hermanto Tanoko juga membangun hotel Vasa Luxury Hotel bersama dengan Tung Desem Waringin menghabiskan biaya Rp1,8 triliun.

Saat ini Tan Corp Group memiliki lebih dari 15 ribu karyawan yang terdiri dari 8 subholding, 77 perusahaan, dan lebih dari 300 brand.  Perusahaan tersebut telah berhasil mendapat ratusan penghargaan baik nasional maupun internasional.

Cara sukses bisnis yang wajib diketahui

Rahasia cara sukses bisnis yang bisa diterapkan oleh pebisnis adalah dengan prinsip SMARTER Business Goals

Hermanto Tanoko berhasil membangun kerajaan bisnis Tan Corp dengan usaha, kerja keras dan cara sukses bisnis yang ia terapkan. Ia juga mendapat julukan Crazy Rich Surabayan sebagai salah satu orang terkaya di Surabaya dan Indonesia.Tentunya kesuksesan Hermanto Tanoko tidak lepas dari cara sukses bisnis yang ia terapkan di Tan Corp.

World’s Top Certified Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly mengatakan rahasia cara sukses bisnis yang bisa diterapkan oleh pebisnis adalah dengan prinsip SMARTER Business Goals yaitu apa yang ingin dicapai di bisnis dalam jangka waktu pendek.

Coach Yohanes G. Pauly mengatakan cara sukses bisnis yang paling pertama harus disusun oleh pebisnis adalah menyusun target jangka pendek bisnis dengan tepat dan realistis agar target jangka panjang bisa tercapai.

SMARTER merupakan singkatan Specific (spesifik), Measurable (dapat diukur), Achievable (dapat dicapai), Result-oriented (orientasi ke hasil), Timeframe (punya jangka waktu), Expressed positively (disebutkan secara positif), dan Recorded & reviewed (dicatat dan di-review).

Specific (spesifik)

Jenis target yang ingin dicapai harus spesifik. Jika pebisnis menjual bermacam jenis produk atau jasa, maka masing-masing produk atau jasa harus memiliki target.

Misalnya pada bisnis bakery rumahan menargetkan penjualan kue kering 300 kotak, kue tradisional 250 kotak dan kue basah 120 kotak setiap bulannya.

Measurable (dapat diukur)

Coach Yohanes G. Pauly yang juga merupakan Founder dan Master Coach di GRATYO® Practical Business Coaching menjelaskan bahwa target harus dapat diukur.

Maksudnya adalah disamping target harus spesifik juga ada angka sebagai skala ukur target agar dapat diketahui tercapai atau tidaknya target yang dibuat.

Achievable (dapat dicapai)

Tentunya target yang dibuat oleh haruslah realistis dan memungkinkan untuk dicapai. Pebisnis boleh optimis namun tentunya tidak bisa membuat target yang terlalu tinggi yang tidak masuk akal.

Baca juga:

Result-oriented (berorientasi hasil)

Tujuan dari pembuatan jangka pendek adalah supaya pebisnis dan team berorientasi target yang telah dibuat bisa tercapai.

“Meskipun strategi yang dilakukan berbeda dengan apa yang dibuat diawal, fokus utama adalah untuk mencapai target.” jelas Coach Yohanes G. Pauly

Timeframe (ada jangka waktu)

Tentunya target yang dibuat harus ada jangka waktu kapan target yang dibuat harus dicapai. Target yang tanpa ada jangka waktu tidak akan membawa bisnis ke level yang lebih tinggi karena tidak ada waktu batasan yang jelas.

Expressed positively (disebutkan secara positif)

Agar cara sukses bisnis bisa terealisasi, target yang ditentukan seharusnya menjadi penyemangat dan memacu team untuk bekerja keras dan berusaha sungguh-sungguh agar mencapai target, bukannya malah menjadi beban yang membuat semangat team menjadi down.

Recorded & reviewed (dicatat & di-review)

Catat target yang dibuat dan jadikan sebagai bahan review setiap bulannya. Pebisnis akan bisa melihat pergerakan bisnis apakah ada kemajuan atau malahan bisnis makin mundur karena tidak ada penambahan target atau target yang tidak tercapai.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *