kunci sukses usaha

Rajanya Mie Instan Indonesia, ini Kunci Sukses Usaha Sudono Salim Membesarkan Indomie!

Ingin bisnis Anda bisa lebih berkembang, tapi tidak tahu caranya? Yuk belajar dari kunci sukses usaha Sudono Salim yang membesarkan brand Indomie!

Perantau Dari Negeri Tirai Bambu

Pria yang memiliki nama mandarin Liem Sioe Liong ini adalah anak petani dari Fujian, China. Melihat kesuksesan kakaknya yang berbisnis di Indonesia, Ia memutuskan mengikuti langkah kakaknya dengan merantau ke  Kudus, Jawa Tengah pada usianya yang baru 23 tahun.

Disana, Ia sempat bekerja sebagai buruh pabrik tahu dan kerupuk. Melihat peluang bisnis di bidang perkebunan, Ia mulai berbisnis cengkeh dan tembakau dengan bantuan modal dari mertuanya.

Baca juga:

Lahirnya Indomie

Bisnis Salim sempat mengalami keterpurukan ketika Jepang mulai menginvasi Indonesia pada tahun 1942. Bisnis cengkehnya terpaksa harus diberhentikan karena keadaan tersebut. Namun Salim tetap melihat peluang bisnis disana. Ia menjalankan bisnis logistik, medis, dan persenjataan ke tentara Jepang.

Sejak saat itu, Ia melakukan ekspansi bisnis ke segala sektor, salah satunya lewat perusahaan tepung terigu yang Ia dirikan, PT Bogasari. Ia juga sempat mendirikan Central Bank Asia yang nantinya diakusisi Djarum Group dan di-rebranding menjadi Bank Central Asia (BCA)

Pada tahun 1990 Ia mendirikan Indofood, perusahaan yang memproduksi mie instan sebagai produk utamanya. Dengan nama brand Indomie, Salim terus melakukan inovasi produk mie instannya.

Inovasi menjadi salah satu kunci sukses usaha Salim Group dalam membesarkan Indomie, dimana Indomie memiliki puluhan varian rasa yang dapat dinikmati konsumen. Hal ini terlihat sejak dinobatkannya Indomie goreng sebagai salah satu mi instan terenak di dunia versi LA Times.

Kunci Sukses Usaha Brand Indomie

Sebagai mie instan yang memiliki branding terkuat di Indonesia, tentu terdapat kunci sukses usaha yang membuat Indomie menjadi terkenal sampai sekarang.

Selain inovasi, Indomie juga menerapkan pricing strategy pada produknya. Dimana harga Indomie saat ini bisa didapat dengan harga Rp3.500 per bungkusnya.

Menurut oleh Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G. Pauly, pricing strategy adalah cara yang dapat dilakukan pemilik bisnis dengan membuat harganya berbeda dari kompetitor tanpa harus perang harga.

kunci sukses usaha

Dalam hal ini, harga Indomie dapat dibilang terjangkau di kantong masyarakat Indonesia, jika dibanding dengan brand mie instan premium lainnya.

Indomie juga berhasil menciptakan persepsi kepada pelanggannya melalui tagline “Indomie,,, Seleraku” yang menjadi jingle utama di setiap iklannya. Selain itu, persepsi ini juga muncul melalui inovasi varian rasa khas nusantara.

Menciptakan persepsi sangatlah penting untuk dilakukan terhadap produk atau jasa. Karena melalui persepsi, akan muncul emotional benefit yang diterima oleh calon konsumen melalui produk atau jasa yang ditawarkan pemilik bisnis.

Contohnya, varian rasa khas nusantara yang memunculkan emotional benefit terhadap konsumen. Hal ini memunculkan rasa kebanggaan terhadap makanan khas daerah di Indonesia.

Bagaimana, apakah Anda terinspirasi dari kunci sukses usaha yang dijalankan Sudono Salim pada Indomie?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *