inovasi produk

Belajar Cara Inovasi Produk dari Pendiri Samsung, Lee Byung-Chul!

Produk di bisnis Anda kurang diminati pasar? Anda ingin membuat produk berinovasi agar makin banyak pilihan dan menarik calon customer baru di bisnis? Yuk belajar inovasi produk dari perusahaan Samsung!

Berdagang Sayuran

Lee Byung-Chul memulai bisnisnya ketika perang dunia berkecamuk. Bermodalkan 30.000 won, di tahun 1937 Lee Byung-Chul membangun tokonya dengan nama Samsung yang memiliki arti “tiga bintang”, dengan harapan tokonya bisa menjadi perusahaan kuat dan besar seperti bintang.

Produk yang Ia jual awalnya adalah buah dan sayuran. Ia memanfaatkan peluang tersebut untuk diekspor ke wilayah koloni Jepang di Cina. Sukses dengan penjualan sayuran, Lee membangun pabrik tepung, penggilingan, serta pabrik manufakturnya sendiri.

Seiring bisnisnya yang semakin berkembang, pada tahun 1945 Lee memindahkan kantor pusatnya ke Seoul dan membuka Samsung Trading Corporation. Di tahun 1950an, Samsung merambah ke sektor finansial, seperti mendirikan bank serta sekuritas.

Baca juga:

Menjadi Penguasa Elektronik Korea

Samsung mulai memasuki pasar elektronik pada tahun 1970an dengan produk pertamanya adalah televisi analog. Tak butuh waktu lama bagi Samsung, di tahun 1980-an Samsung berhasil mendominasi seluruh sektor ekonomi di Korea.

Produk utama Samsung yang mendominasi saat itu adalah peralatan elektronik seperti peralatan rumah tangga, semikonduktor, dan telekomunikasi.

Samsung, Rajanya Inovasi Produk

Inovasi produk menjadi kunci keberhasilan Samsung merajai pasar elektronik di Korea, bahkan di dunia.  

Samsung menjadi perusahaan pertama yang melakukan inovasi ponsel dengan memanfaatkan teknologi CDMA di tahun 1996.

Selain itu, Samsung juga menjadi perusahaan pertama yang meluncurkan MP3 player atau pemutar musik berformat MP3.

Saat ini, Samsung masih aktif berkancah di pasar elektronik dengan produk unggulannya seperti smartphone dan peralatan rumah tangga.

Bagaimana Menerapkan Inovasi Produk?

Samsung dapat berhasil menjadi perusahaan kelas dunia berkat inovasi produk yang diterapkannya. Lalu, bagaimana cara menerapkan inovasi produk di bisnis Anda?

Anda bisa memulainya dengan membuat discriminator pada produk di bisnis Anda! Menurut Global Awards Winning Business Coach, Coach Yohanes G.Pauly, discriminator adalah pembeda, ciri khas, dan keunikan yang hanya dimiliki oleh bisnis tersebut dan tidak dimiliki oleh bisnis lain yang bukan dari segi harga.

inovasi produk

Selain membuat discriminator, inovasi produk juga bisa dibuat dengan menonjolkan emotional benefit yang berbeda dengan bisnis lainnya. Coach Yohanes G.Pauly berpendapat bahwa pemilik bisnis jangan hanya menawarkan produk dari segi fungsionalnya saja. Pemilik bisnis juga harus memberikan emotional benefit kepada customer.

Dengan emotional benefit, customer yang membeli produk di bisnis akan merasa tersentuh dan merasakan manfaat yang tidak dirasakan secara fungsional. Oleh karena itu, hal ini dapat menaikkan value produk yang Anda buat!

Yuk, mulai inovasi produk di bisnis Anda dengan menciptakan discriminator dan emotional benefit yang tidak dimiliki bisnis lain!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *